Pengertian Content Management System atau biasa di sebut dengan CMS sebenarnya merupakan suatu sistem yang di gunakan untuk mempermudah dalam memfasilitasi pembuatan, pengelolaan, pembaharuan, dan publikasi content pada sebuah situs website ataupun blog.
Dengan adanya content management system (cms) yang terintegrasi pada suatu website atau blog, seseorang dalam melakukan pengelolaan situs yang dinamis beserta isi data content nya yang berupa informasi dalam bentuk teks, grafik, images, video maupun dalam format lainnya semakin di permudah bahkan untuk orang awan sekalipun dapat mengelolah suatu website ataupun blog beserta isi content nya dengan sangat cepat dan mudah tanpa harus mempunyai keahlian khusus tentang bahasa programming HTML, PHP, dan lainnya.
Pada prinispnya CMS dapat di pergunakan untuk beberapa keperluan di ataranya :
- Membuat website yang bersifat pribadi ataupun untuk perusahaan yang bersifat bisnis
- Membuat Galeri Foto ataupun Blog
- Membuat portal atau website komunitas
- Forum
- Dan masih banyak lagi.
Definisi
WordPress (WP) adalah CMS dengan lisensi Open Source yang banyak dipakai orang sebagai platform untuk nge-blog. Saat ini, jumlah pengguna WordPress telah menembus jutaan blog di seluruh dunia. Dengan WordPress, kita bisa memiliki layanan blog dengan nama domain sendiri dan di server sendiri. Jadi, kita punya kontrol penuh atas blog kita, baik dari segi desain maupun content. WordPress sangat mudah dikelola, tampilannya menggunakan template dikombinasikan dengan plugin yang membuatnya menjadi sangat powerfull. Saat ini telah ada ratusan themes+plugins yang bisa di download secara gratis di situs official WordPress.org. WordPress juga memiliki versi yang instant dan gratis hosting seperti halnya blogspot. Anda bisa mendaftar langsung di WordPress.com dan memiliki blog dengan domain http://blog-yang-kamu-mau.wordpress.com. Layanan gratis ini tidak sebebas seperti layanan WordPress.org dalam hal meng-oprak-oprek. Mungkin yang paling mengecewakan, blog yang menumpang di WordPress.com tidak bisa dipasang adsense. Paling tidak, kelebihan dari layanan ini adalah Anda tentu tidak akan dipusingkan dengan persoalan uang tahunan buat bayar sewa domain dan hosting.
Sejarah
Segalanya dimulai di tahun 2001, ketika blogware bernama b2/cafelog yang di develop oleh Michel Valdrighi di hentikan pengembangannya. Kala itu, seorang developer web bernama Matt Mullenweg yang menggunakan b2 sebagai blogware utama untuk situsnya memutus kan untuk mengembangkan sebuah blogging software yang dikembangkan dari codebase b2 pada 2003. ia pun pada akhirnya dikontak oleh Mike Little dan akhirnya mengembangkan software ke dalam bentuk yang lebih modern lagi dan sesuai dengan standar web Pa dan kebutuhan Matt. Pada akhirnya, Michel valdrighi selaku pengembang asli dari blogware b2 pun bergabung pada tim mereka. 27 Mei 2003. Wordpress pertama kali di rilis ( versi 0.7 )
19 desember 2003, Wordpress wiki di publish. Kita mengenalnya sekarang dengan codex.wordpress
3 Januari 2004, Wordpress versi 1.0 di rilis. Upgrade besar besaran dari vrsi sebelumnya. Edit link, interface admin baru, multiple category, dan fitur – fitur yang sangat usefull hingga versi terkini wordpress.
22 Mei 2004, versi 1.2 dirilis. perubahan besar – besaran. POst review, Arsitektur plugin baru, sistem moderasi komentar yang lebih oke.
Pertengahan februari 2005, versi 1.5 dirilis. kemampuan memanage static page ( atau kita kenal dengan page pada wordpress ) telah merubah wordpress dari simple blog management menjadi full content management system. Theme system yang memudahkan user merubah tampilan, dan juga default template baru dengan codename Kubrick yang didesain oleh Michael Heilemann
Tahun 2005 merupakan tahun yang sanga berarti untuk wordpress. versi 1.5 di download lebih dari 900,000 kali, dan dimulainya service wordpress di wordpress.com
Desember 2005, versi 2.0 dirilis. fitur baru pada rich editting, sistem administrasi yang lebih baik, upload image, pengembangan import system, posting yang lebih cepat, pengembangan yang lebih baik untuk developer plugin.
tahun 2006, blogware wordpress di download sebanyak 1,545,703 kali, dan 371 plugin unik yang di download sebanyak 191,567 kali. pada tahun ini juga pertama kali diadakannya WordCamp pertama kali di san fransisco
22 Januari 2007, versi 2.1 dirilis. desain ulang interface dan pengembangan tools editing, pengembangan opsi manajemen konten, dan optimasi database
16 Mei 2007, versi 2.2 dirilis. fitur support widget untuk template, support Atom feed, optimasi kecepata, revisi sistem taksonomi untuk category seperti tags
24 September 2007, versi 2.3 dirilis. support native tagging, sistem taksonomi baru untuk category, notifikasi yang mudah untuk update, dan support penuh terhadap Atom 1.0
pada tahun 2007 engine wordpress di download sebanyak 3,816,965 kali. dan terdapat 1,384 plugins yang di download sebanyak 2,845,884 kali . Meningkat 15 kali. pada tahun 2007 ini juga wordpress mengadopsi sistem release reguler terjadwal. rilis fitur major dijadwalkan sekitar setiap 3 – 4 bulan, atau 3 kali dalam setahun.
29 maret 2008, versi 2.5 dirilis. para developer men-skip versi 2.4 sehingga versi 2.5 mengandung 2 major release. versi 2.5 membawa interface admin bar.
15 july 2008, versi 2.6 dirilis dengan sejumlah peningkatan krusial. dari word count, theme preview dan revisi post ala wiki.
Cara Instal WordPress dari WordPress
<![CDATA[//><!]]> -->Untuk menginstal script WordPress di server hostingan dan domain sendiri, ada dua cara yaitu :
Jika hostingan yang kamu memiliki fitur Fantastico di cpanelnya, tinggal klik iconnya dan script langsung terinstal di server dengan beberapa settingan standard.
Kedua, jika servermu tidak menyediakan fitur Fantastico, maka script WordPress masih bisa di download dari WordPress.org dan kemudian setelah extracting files-filesnya disimpan di hardisk. (Step 1)
Step 2, selanjutnya buatlah database dan user dengan cara :
- login ke cpanel hostingan, klik menu Mysql
- Buatlah nama database baru pada option “Create New Database”, misalnya diberinama “wordpressblog” , klik tombol “create”.
- Jika belum ada data user yang ingin digunakan sebagai user di wordpress blog, buatlah nama user baru dengan cara klik option “Add New User” dan buat paswordnya untuk user tersebut.
- Dalam section “Add privileges to the following database“, Setting Global Privileges untuk username dan database tersebut dengan mencentang pilihan “All”, agar user tersebu t dapat memiliki akses untuk semua perubahan dalam mengelola database.
- Klik GO
-
Catatan Untuk isian nama server biasanya menggunakan “localhost“
- Step 3, Selanjutnya cari file wp-config-sample.php yang ada di script WP dari WordPress.org tadi dan ganti namanya (rename) menjadi wp-config.php, buka file dengan text editor dan edit kode seperti ini :
DB_USER dan DB_PASSWORD adalah nama username dan password yang dibuat diatas tadi DB_HOST biasanya diisi dengan localhost, tetapi bisa juga berbeda tergantung yang diberikan server hosting. Klik Save File sesudahnya.// ** MySQL settings ** //define('DB_NAME', 'wordpress'); // The name of the database define('DB_USER', 'username'); // Your MySQL username define('DB_PASSWORD', 'password'); // ...and password define('DB_HOST', 'localhost'); // 99% chance you won't need to change this value
- Step 4, upload semua file yang sudah diekstrak dari WordPress.org tadi ke server hostingan dengan menggunakan FTP Client, bisa ditempatkan di root directory (url aksesnya menjadi www.namadomainmu.com) atau di subdirectory (urlnya www.namadomainmu.com/blogs/ )
- Step 5, Run Script Install
- di web broser, tuliskan www.namadomainmu.com/blogs/install.php
- Kemudian akan muncul isian seperti ini:

- Isi kolomnya dengan weblog title dan email yang digunakan.
- kemudian ada beberapa petunjuk yang harus diisi

- Selesai
- Untuk masuk ke admin panel, melalui www.namadomainmu.com/wp-admin
- isi dengan username da password yang telah dibuat didatabase sebelumnya.


0 komentar:
Posting Komentar